PERSAINGAN KERJA


PERSAINGAN KERJA
JUNIOR & SENIOR

Siapa pun yang pernah jadi “anak muda” (junior), pasti ingat bahwa semangat untuk meniti karier begitu menggebu. Seringkali semangatnya melebihi kemampuannya. Bagi yang sudah “berumur” dan memiliki “jam terbang tinggi” (senior) pernah mengalami bahwa segala sesuatu tidak semudah yang dibayangkan. Selalu membutuhkan waktu yang lebih lama dari yang diharapkan. Bahkan bisa saja “terjerembab” pada saat yang benar-benar tidak menguntungkan. (Every things is not easy it looks. It takes longer than yuo expect. Any thing can go wrong, at the worst possible moment. Murphy’s Law)

Ketika masih muda pengalaman, merasa seolah serba bisa. Terlebih bila dasar pendidikannya lebih baik. Bahkan, cenderung mengabaikan nasihat dari seniornya.

Bila seorang yang idealis, senior pasti akan mengajari juniornya supaya lebih berpengalaman dan terampil. Senior akan bangga jika ilmu yang diajarinya dapat diterima dan diserap dengan baik sehingga pada akhirnya junior tersebut dapat diandalkan untuk berbagi dan meringankan tugas satu sama lain. Kalaupun junior tersebut tidak dapat dan tidak mau menerima apa yang sudah diajarkan seniornya, paling tidak senior itu sudah berusaha baik. Senior juga harus berjiwa besar mengakui dan menerima jika memang apa yang diyakini dan dikerjakan oleh juniornya jauh lebih baik, terlepas dari apa yang diajarkannya dapat diterima atau tidak oleh junior tersebut. Seniorpun agar tidak tertinggal, harus mau dan tetap belajar meningkatkan diri terus menerus.

Bila seorang yang realis, senior pasti akan bersaing dengan juniornya. Seorang senior yang mempunyai seribu jurus, paling hanya seratus yang diajarkan. Simpan jurus-jurus kunci yang mematikan. Berika kesan bahwa senior tetap dibutuhkan dan biarkan ‘anak kemarin sore’ (junior) belajar sendiri lewat kegagalannya. Senior harus tetap perkuat diri dengan mempelajari teknik-teknik baru lewat kursus atau baca buku. Orang yang banyak pengalaman, bila ditambah dengan belajar lagi, hasilnya akan luar biasa. Hanya dengan semangat bersainglah, senior mau belajar lagi tanpa henti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s