Oracle: Pengenalan Perintah SQL


Ketika kita mengakses database, anggap saja itu seperti “komunikasi dua arah”. Kita sebagai pihak pertama dan database sebagai pihak kedua.

Dalam berkomunikasi diperlukan dua hal, yaitu media komunikasi dan bahasa yang bisa dimengerti kedua pihak. Untuk media komunikasi  kita sudah siapkan SQL*Plus dan SQL Developer. Sedangkan bahasa yang digunakan adalah Structure Query Language (SQL).

Structure Query Language (SQL) adalah bahasa standar yang sudah ditetapkan oleh  American National Standart Institute (ANSI) untuk mengakses dan memanipulasi database relasional. Karena SQL merupakan standar maka setiap software RDBMS harus mengadopsi perintah-perintah dasar SQL, tetapi tetap diperbolehkan untuk mengembangkan atau mempertahankan perintah yang non standar.

Perintah SQL

Secara garis besar perintah SQL dibagi dalam lima kelompok berdasarkan fungsinya, yaitu:

Perintah Query, yaitu perintah untuk menampilkan data dari database.

  1. SELECT untuk menampilkan data dari tabel.

Data Manipulation Language (DML), yaitu perintah untuk melakukan manipulasi data seperti menambah, menghapus dan mengubah data.

  1. INSERT untuk menambah baris ke tabel.
  2. DELETE untuk menghapus baris dari tabel.
  3. UPDATE untuk mengubah data dari tabel.
  4. MERGE untuk menggabungkan data dari dua buah tabel.

Data Definition Language (DDL), yaitu perintah untuk mendefinisikan struktur objek database seperti membuat tabel dan mengubah struktur tabel.

  1. CREATE untuk membuat struktur objek database, seperti CREATE TABLE untuk membuat table. CREATE USER untuk membuat user.
  2. ALTER untuk mengubah struktur objek database. ALTER TABLE untuk mengubah struktur tabel.
  3. DROP untuk menghapus objek database. DROP TABLE untuk menghapus table.
  4. TRUNCATE untuk menghapus data dan me-reklaim space.
  5. RENAME untuk mengganti nama table.

Transaction Control Language (TCL), untuk menentukan suatu transaksi apakah suatu perubahan data akan disimpan secara permanent atau dibatalkan.

  1. COMMIT untuk menjadikan perubahan data disimpan secara permanen.
  2. ROLLBACK untuk membatalkan suatu perubahan data.
  3. SAVEPOINT untuk menentukan tahapan-tahapan atau “titik aman” dalam melakukan perubahan data sehingga jika ada kesalahan data bias dikembalikan ketahapan tertentu.

Data Contol Language (DCL) yaitu perintah yang digunakan untuk mengubah izin akses dalam database.

  1. GRANT untuk memberikan izin tertentu ke user.
  2. REVOKE untuk menarik izin tertentu dari user.

Untuk menjalin komunikasi atau berinteraksi dengan database maka perintah SQL tersebut harus diketik pada interface yang kita gunakan seperti SQL*Plus atau SQL Developer.

SQL Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

SQL Tutorial – Learn SQL

Oracle/SQL Tutorial

Fun with SQL

Tips Optimalisasi Database SQL

Oracle: Basic Select

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s